Kamis, 11 Desember 2025

Sejarah Akuntansi: Dari Masa Kuno hingga Modern

Akuntansi adalah salah satu bidang ilmu tertua di dunia. Meskipun sekarang identik dengan laporan keuangan dan teknologi, akuntansi sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Perkembangannya mengikuti kebutuhan manusia dalam mencatat transaksi dan mengelola kekayaan. Berikut sejarah akuntansi dari masa kuno hingga era modern.


1. Akuntansi di Masa Kuno (± 4.000–3.000 SM)
Bukti tertua praktik akuntansi ditemukan di Mesopotamia (Sumeria), Mesir Kuno, dan Babilonia.
Pada masa ini, orang mulai mencatat hasil panen, barang dagangan, pajak, dan distribusi makanan.
Catatan dibuat menggunakan papan tanah liat dan simbol-simbol sederhana untuk menghindari kesalahan dalam perdagangan.

2. Akuntansi dalam Perdagangan Abad Pertengahan
Perdagangan antarnegara di Eropa, Arab, dan Asia berkembang pesat. Pedagang membutuhkan cara lebih sistematis untuk mencatat keuntungan, kerugian, dan hutang.
Pada masa ini mulai muncul buku jurnal, buku besar, dan catatan transaksi harian.
Perkembangan besar terjadi di Italia yang menjadi pusat perdagangan dunia.

3. Lahirnya Sistem Pembukuan Berpasangan (Double Entry) – Tahun 1494
Ini adalah salah satu momen terpenting dalam sejarah akuntansi.
Luca Pacioli, seorang biarawan dan matematikawan Italia, dikenal sebagai “Bapak Akuntansi”.
Dalam bukunya Summa de Arithmetica (1494), ia menjelaskan sistem debit–kredit, pencatatan transaksi berpasangan, pentingnya neraca, laporan laba rugi, dan penutupan buku.
Sistem inilah yang digunakan hingga sekarang di seluruh dunia.

4. Era Revolusi Industri (1800-an)
Revolusi industri membawa perubahan besar: munculnya mesin, produksi massal, dan perusahaan besar dengan aset serta persediaan yang kompleks.
Perusahaan membutuhkan akuntansi biaya, perhitungan harga pokok produksi, anggaran, dan sistem kontrol internal.
Akuntansi berkembang dari sekadar pencatatan menjadi alat untuk mengontrol operasional.

5. Abad ke-20: Standarisasi Akuntansi Global
Dengan tumbuhnya perusahaan besar dan pasar modal, negara-negara mulai membuat standar akuntansi.
Muncullah GAAP (Generally Accepted Accounting Principles), IFRS (International Financial Reporting Standards), profesi akuntan publik, dan praktik audit laporan keuangan.
Tujuannya untuk membuat laporan keuangan dapat dipercaya, transparan, dan dapat dibandingkan.

6. Abad ke-21: Akuntansi Modern dan Teknologi
Di era modern, teknologi digital membawa perubahan besar.
Akuntansi kini menggunakan software seperti SAP, Oracle, dan Accurate.
Fintech, otomatisasi, dan kecerdasan buatan digunakan dalam audit dan pencatatan.
Laporan keuangan bisa diakses secara real-time, dan blockchain mulai digunakan untuk pencatatan yang aman.
Peran akuntan bergeser dari pekerjaan manual menjadi analisis dan pengambilan keputusan berbasis data.

Kesimpulan

Sejarah akuntansi menunjukkan bahwa akuntansi selalu berkembang mengikuti kebutuhan manusia. Dari catatan tanah liat hingga sistem digital berbasis cloud, akuntansi tetap menjadi alat penting untuk mengelola keuangan secara akurat dan transparan. Dengan teknologi modern, ilmu akuntansi akan terus berkembang di masa depan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Panduan Lengkap & 20 Inspirasi Judul Skripsi Akuntansi Konsentrasi Audit Terbaru

Dunia audit saat ini sedang mengalami transformasi besar. Di tengah maraknya skandal keuangan global dan tuntutan transparansi yang semakin ...